Bismillah...
Marah bisa menyebabkan orang tidak terkendali. Terkadang pula dapat membuat orang tersebut out of box. Yang kesehariannya diam, tenang, bahkan ramah kemungkinan besar jika marah bisa menjadi-jadi. Marah merupakan hasutan dari syetan laknatullah yang ingin melihat manusia terjerumus dan melakukan hal-hal buruk karena emosi yang tersulut akibat kemarahan. Marah bisa menimbulkan dampak-dampak yang nantinya akan membuat kita menyesalinya di kemudian waktu.
"Bagaimana sih mengatasi marah?"
Saya pun selalu menanyakannya sendiri pada diriku sendiri. Memiliki emosional yang berlebihan bisa membahayakan diri dan orang lain. Berdasarkan sebuah buku yang baru-baru ini kubaca 'Terapi Kecemasan' karya Muhammad Al-Munajjid, di akhir bab saya mendapatkan penjelasan mengenai marah dan solusi mengatasi marah.
Ada 11 cara yang dipaparkan beliau dalam bukunya, dan kali ini akan kupaparkan secara singkat.
1. Memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan.
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Ketika seseorang marah lalu berucap a'udzubillah (yang artinya) 'aku berlindung kepada Allah' maka amarahnya akan hilang." Beristi'adzah adalah salah satu solusi untuk menjauhkan godaan syetan yang sedang menghasut kita untuk marah, maka dianjurkan untuk membacanya.
2. Diam
Ketika kita marah, salah satu solusi ampuh supaya kita tidak meledak-ledak adalah diam. Menjaga mulut mengeluarkan kata-kata yang tidak diinginkan saat marah bisa meredakan dan mencegah diri dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
Marah bisa menyebabkan orang tidak terkendali. Terkadang pula dapat membuat orang tersebut out of box. Yang kesehariannya diam, tenang, bahkan ramah kemungkinan besar jika marah bisa menjadi-jadi. Marah merupakan hasutan dari syetan laknatullah yang ingin melihat manusia terjerumus dan melakukan hal-hal buruk karena emosi yang tersulut akibat kemarahan. Marah bisa menimbulkan dampak-dampak yang nantinya akan membuat kita menyesalinya di kemudian waktu.
"Bagaimana sih mengatasi marah?"
Saya pun selalu menanyakannya sendiri pada diriku sendiri. Memiliki emosional yang berlebihan bisa membahayakan diri dan orang lain. Berdasarkan sebuah buku yang baru-baru ini kubaca 'Terapi Kecemasan' karya Muhammad Al-Munajjid, di akhir bab saya mendapatkan penjelasan mengenai marah dan solusi mengatasi marah.
Ada 11 cara yang dipaparkan beliau dalam bukunya, dan kali ini akan kupaparkan secara singkat.
1. Memohon perlindungan kepada Allah dari godaan setan.
Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Ketika seseorang marah lalu berucap a'udzubillah (yang artinya) 'aku berlindung kepada Allah' maka amarahnya akan hilang." Beristi'adzah adalah salah satu solusi untuk menjauhkan godaan syetan yang sedang menghasut kita untuk marah, maka dianjurkan untuk membacanya.
2. Diam
Ketika kita marah, salah satu solusi ampuh supaya kita tidak meledak-ledak adalah diam. Menjaga mulut mengeluarkan kata-kata yang tidak diinginkan saat marah bisa meredakan dan mencegah diri dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
