Assalamu’alaikum wahai wanita
muslimah, mudah-mudahan ukhti semua selalu berada dalam keistiqomahan beribadah,
menjadi akhwat tangguh yang tak henti-hentinya selalu mencintai Islam...
Setiap orang pasti mempunyai
masa lalu buruk bukan? Dimana masa itu yang akan menjadikan pengalaman dimasa
saat ini.
PACARAN...
Tentu sebagian ukti yang
dulunya diliputi oleh hawa nafsu pernah mengalami itu, termasuk aku...
Dulu... aku pernah juga
mengalami yang namanya 'pacaran' ya, walaupun tak ada kegiatan aneh yang dilakukan,
smsan, telponan, ketemu...
Setelah dipikir-pikir hal itu bisa dilakukan
tanpa kita harus berpacaran, namun entah mengapa...? walaupun sudah dilarang
orang tua, tetap saja memaksakan diri. Sempat dulu sembunyi-sembunyian untuk
mempunyai pacar. Alhasil, ketika ketahuan ya kena marah. Begitu bodohnya aku
dulu... mau aja dibodohi oleh zaman.
Beberapa bulan yang lalu, setelah aku
menginjak tanah IPB semakin aku merasakan udara keislaman disini sangat kental,
mayoritas mahasiswi disini berjilbab, berrok pula. Mungkin mereka sudah
beberapa tahun istiqomah dalam keadaan ini, apa mungkin baru beberapa hari??
Hari demi hari aku amati keadaan disini,
memang sangat terasa suasana keislamannya. Apalagi lantunan ayat-ayat ALLOH
terus terdengar di Mesjid Agung IPB, AL-HURRIYYAH tepatnya. Mesjid yang
mempunyai bentuk fisik puncaknya seperti piramid ini memberikan aku wujud
ketenangan...
Didikan Ustadz disini sangat mengarah kepada
kebaikan. Kajian-kajian Islam tak henti-hentinya dilaksanakan, semakin
menyadarkan bahwa wanita adalah permata yang harus dijaga, dilindungi dan
dihormati. Aurat harus ditutupi jangan sampai terlihat oleh seseorang yang
bukan mahrom, terlebih oleh sesama wanita yang non islam karena mereka juga
bukan mahrom kita.
Apalagi baru-baru ini aku keterima di Etos, dimana
keluarga Etos itu sangat Islami sekali. Tak salah jika peraturan disini apabila
ketahuan pacaran langsung mendapat SP 3... semakin menyadarkan aku bahwa
pacaran memang benar-benar tidak diperbolehkan. Sekarang aku tak merasa
keberatan dengan peraturan itu, disamping itu ada peraturan apabila tidak
memakai kerudung dimuka umum mendapat SP 2. It’s OKE!!! Aku gak akan pernah
merasa keberatan dan merasa dirugikan dengan peraturan yang Insya Alloh baik
ini.
Toh aku mau diajak kepada kebaikan kenapa
menolak??