menjadi orang yang di butuhkan oleh banyak orang.. :)

HARAPAN UNTUK SEBUAH PERUBAHAN


Alhamdulillah, Tahun 2013 sudah kutemukan hari kemrin. Segenap harapan aku sampaikan pada sang Illahi melalui do’a-do’aku, ditengah keheningan malam aku memanjatkan do’a-do’aku untuk tahun 2013 ini yang tentunya dengan semangat perubahan dan semangat untuk berubah. Yakin, setiap orang pasti memiliki harapan dan cita-cita tapi kuncinya bagaimana orang itu menyikapi dalam menggapai harapan dan cita-cita itu. Apakah hanya sekedar ucapan apa dilandasi dengan niat di hati? Entahlah, hanya diri sendiri yang mampu tahu. Kini semangatku telah berkobar untuk menyemarakan sebuah arti “PERUBAHAN” karena targetku disetiap tahun HARUS ada perubahan. Tahun aja masih setia untuk menambah umurnya masa kita sebagai manusia yang setiap tahun umurnya menambah tidak mau menambah semangat baru? Iya toh? Insya Allah, selama kita hidup di dunia ini Allah selalu memberikan jalan dan kemudahan bagi hambaNya yang ingin mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Artinya, berubah dari yang negatif ke positif. Orang yang masih banyak melakukan kesalahan harus berubah untuk menjadi orang yang lebih banyak melakukan kebaikan, dan orang yang sudah banyak melakukan kebaikan akan terus menambah kebaikannya.
Beruhubungan dengan harapan dan cita-citaku “Ingin Menjadi Pribadi Yang Baik Untuk Mencapai Ridho Illahi” semua orang muslim juga tentunya ingin seperti itu. Benarkan?
Seorang Ustazd sekaligus seorang guru semasa SMP saya bertanya ketika aku berkunjung ke Ruang Guru SMPN 1 PASAWAHAN yang kini aku telah LULUS setahun silam, “fit, sekarang masih pacaran?”
“Iya pa, kenapa gitu?” Saya menjawab.
“Apa sih enaknya pacaran itu?” Guru bertaya kembali.
“Ya sebenarnya memang begitu-gitu saja sih pa. Cuma SMSan ketemu juga jarang tidak setiap hari.” Penjelasan saya.
“Siapapun bisa dijadikan teman SMSan Fit, gak harus jadian.” Pa Guru menjawab dengan cepat.
“Ya  pa, tapi tetep aja ada yang bedanya pa.” Saya gatau harus jawab apa, bingung.
“Bapak berharap Alumni SMP sini ada yang memakai jilbab besar, tapi sampai sekarang Bapak lihat dan perhatikan belum ada, dan Bapak berharap itu Fifit orangnya.” Pa Guru menyampaikan nasehat dengan penuh berharap padaku.
“Iya pa, tapi untuk mengenakan jilbab besar itu sangat banyak godaannya, selebihnya harus siap dulu terutama siap mental.” Aku menjawab.
“Fit, sekarang masih mengenakan jilbab modern ya Bapak lihat?” Pa Guru bertanya kembali.
“Iya pa.” Jawabku dengan sangat singkat.
“Fit, coba kalau sama laki-laki itu jangan bersentuhan bukan muhrimnya! Dan coba setiap bepergian itu berwudhu dulu.” Nasehat terucap kembali dari mulut Pa Guru SMP ku.
(Aku membalasnya hanya dengan tersenyum, memikirkan bagaimana caranya aku bisa menjadi Pribadi Yang Baik?)
Tentu hal itu mudah, jika kita memang benar-benar berniat tanpa mendustainya lagi.
Ya Allah, aku memohon Ridho dan HidayahMu agar aku bisa memperbaiki diri dengan sepenuh hati dan tentunya dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Teringat tahun baru 2010 kemarin aku memulai dengan berjilbab sederhana untuk menutupi auratku. Awalnya aku ragu dan takut orang-orang disekelilingku membicarakan aku. Tapi aku bersih keras untuk melakukan itu dengan motivasi Ayahku.
Tetap positif thinking, akhirnya aku BISA!
Segenap harapanku di tahun ini, aku berusaha untuk tetap mengenakan jilbabku.
Dan disuatu malam aku berdo’a,,
“Ya Allah... tingkatkan terus keimanan dan Ketaqwaanku sehingga aku bisa tetap berada di jalan lurusMu, Ya Allah Kaulah sang Rabbku yang dapat mengabulkan segala keinginanku. Matikanlah hamba dalam keadaan Khusnul Khotimah Ya Allah. Aku hanya manusia biasa yang tak luput dari salah dan dosa maka ampunilah aku!  Ya Allah mudahkanlah hamba dalam menuntut ilmu, di tahun kemarin aku belum bisa mendapatkan juara Olimpiade, maka di tahun ini aku mohon ya Allah berikanlah kesempatan emas itu. Amiin”
Harapanku di tahun ini telah ku sampaikan semua kepada Aang Maha Pencipta.
Aku selalu butuh peringkat ke-1 di kelas karena itulah yang membuat aku percaya diri, ingin menjadi juara OSK lanjut ke OSP, ingin menjadi seseorang motivator seorang penggerak di organisasi yang sekarang aku jalani, yaitu OSIS. Di PASKIBRA aku ingin sebbagai senior bisa meloloskan para juniorku untuk menjadi juara di LKBB kabupaten Kuningan.Aku juga ingin menjadi Muslimah yang taat pada ajaran Islam.
Layaknya manusia yang kodratnya itu tidak pernah puas selalu menginginkan apa yang dia belum miliki. Tapi, Allah akan selalu memberi apa yang dia butuhkan bukan apa yang dia inginkan. Lebih kepemahaman yaitu untuk mendahulukan apa yang kita butuhkan terlebih dahulu daripada apa yang kita inginkan. Namun, setiap orang juga tak akan lepas dari kata-kata “Aku Ingin...” bukan “Aku Butuh...” Nah, 2 kata itu tidak jauh beda seseorang yang menginginkan belum tentu membutuhkan dan orang yang membutuhkan sudah pasti menginginkan. Mimpikan, Niatkan, dan Lakukan! Itulah yang haus kita pegang untuk perubahan. Kini aku sadar untuk apa aku diciptakan di dunia ini kalau aku tidak mengabdi kepada Allah yng telah menciptakan aku? Untuk apa aku ada di dunia ini kalau aku tidak menghormati kedua orang tuaku yang telah melahirkan dan merawat aku? Ya, itulah aku dicipitakan karena Allah sayang sama aku, dan menginginkan aku berubah untuk lebih baik, baik seperti awalnya Allah menciptakan dan menurunkan aku ke dunia ini.
Dan ketika itu aku ingat kembali, ketika aku menjadi KETUA OSIS di SMPN 1 PASAWAHAN pulang sekolah kadang-kadang terakhiran. Melatih terlebih dahulu petugas upacara, kadang-kadang persiapan untuk melaksanakan kegiatan. Ibuku setiap aku pulang sore pasti memarahi aku, tapi aku tak berani melawan hanya kata-kata “sudah ngelatih petugas, bu” “sudah menyiapkan untuk kegiatan yang akan datang, bu” tapi, ibuku kadang tak pernah mengerti walaupun sudah pernah Pembina OSIS memberi pemahaman tentang kegiatan aku di sekolah. Sekarang pula aku masuk SMAN1 MANDIRANCAN kelas X aku sudah mengikuti Ekstrakurikuler PASKIBRA, Study Club B.Inggris, KIR, tentunya tidak ketinggalan mengikuti OSIS. Ketika kelas XI aku terpilih menjadi Kandidat Calon Ketua OSIS SMAN 1 MANDIRANCAN aku ikuti dan ketika aku meminta izin kepada orang tua lagi-lagi aku tak diizinkan.
“Pak, Bu fit terpilih menjadi kandidat calon ketua OSIS diizinkan tidak?” aku bicara perlahan.
“Terserah aja kalau tetehnya mampu mah, kalau tetehnya bisa membagi-bagi waktu dengan di rumah, belajar sama kegiatan, bapa setuju aja” jawab bapak dengan nada mengizinan
“Udah ngapain ikut OSIS capek, nanti nilai akademiknya takut turun, pulang sore-sore terus, Ibu kasian sama kamunya pulang ke rumah capek!” tempas Ibuku dengan nada tinggi.
(Aku hanya terdiam mendengar komentar dari ibuku, langsung masuk ke kamar)
Keesokan harinya aku terpilih menjadi 10 besar dan terus mengikuti tes demi tes akhirnya masuk lagi menjadi 5 besar. Aku ikuti lagi segala tes yang ada, akhirnya aku masuk ke 3 besar. Tapi, ketika di wawancara oleh salah satu guru PLH pak Jeje Kurniawan saya menjawab dengan sejujur-jujurnya.
“Fit, sudah meminta izin belum kepada orang tua bahwa kamu mengikuti tes ini?” tanya Pak Jeje.
“Sudah pak, tapi ibu tidak mengizinkan” aku menjawab sambil menunduk.
“kenapa? Bukannya kamu sudah mempunya pengalaman ketika SMP menjadi ketua OSIS?” jawab Pak Jeje dengan penasaran.
“Iyah, tapi Ibu takut fit capek, karena kasian.” Jawab aku.
“kalau begitu kamu harus tetap dapatkan restu orang tua karena itu hal yang pling penting untuk kesuksesan kamu, melakukan sesuatu tanpa restu orang tua itu sangat tidak mungkin berhasil, camkan itu!” nasihat Pak Jeje dengan nada tegas.
“Iya, pa. Mungkin nanti Pa Wawan (Pembina OSIS) akan menghadap Orang tuan Fit.” Aku meyakinkan.
Setelah itu, aku pun berfikir terus berfikir apa artinya aku mengikuti tes ini kalau orant tuaku tak mengizinkan aku?
Aku berbicara kepada Pa Wawan bahwa aku belum mendapatkan izin. Maka saat itu pula Beliau mengajak aku untuk menghadap orang tuaku untuk meminta izin, karena esok hari akan melaksanakan kampanye Calon Ketua OSIS. Aku menjadi kandidat Calon Ketua OSIS satu-satunya perempuan. Akhirnya, setelah baik-baik Beliau meminta izin pada Ibuku dizinkan pula aku melanjutkan seleksi dan mengikuti kampanye. Lega! Perasaan yang sedang kurasakan kini. Ketika itu Bapakku selalu menanyakan, bagimana teh hasilnya? Dapat jadi ketua OSISnya? Nah itu yang membuat aku semangat. Tapi di lain sisi, keterbatasanku yang tak mempunya kendaraan pribadi ketika aku harus mengikuti kegiatan sampe sore itu sangatlah susah karena kendaraan umum susah ditemukan ketika sore hari. Apalagi jika hujan, aku seorang perempuan yang selalu dikhawatirkan orang tua. Semangatku turun lagi!
Hemm... Ya Allah bagaimana sebaiknya aku? Jika aku adalah  yang terbaik pasti aku akan menjadi Ketua OSIS tapi apabila ada yang lebih baik aku akan menjadi Wakil enth Wakil Ketua 1 ataukah Wakil Ketua 2. Ya, tanggal 15 September 2012 kemarin diadakan pemilihan Ketua OSIS SMAN 1 Mandirancan. Alhmdulillah hasil menyatakan bahwa aku menjadi Wakil Ketua 2. Ke-2 rekan saya laki-laki menjadi Ketua Umum (teman sekelas di kelas XI IPA 2) dan yang satu lagi menjadi Wakil Ketua 1 (XI IPA 3). Berarti Allah benar-benar memberi yang terbaik untukku. Disitu aku sangat senang, aku pun akan mengabdi pada sekolahku tercinta ini menjadikan sekolah yang maju dari bidang akademik dan non-akademik melalui kegiatan OSIS mungkin aspirasi dan bakat siswa bisa diketahui. Setiap hari libur pun kadagang aku harus ke sekolah untuk membahas program-program yang akan datang. Lagi-lagi ibuku memarahi aku disaat waktunya istirahat aku malah terus pergi sekolah.
Pada suatu sore, aku pergi ke sebuah warung Mie Ayam (Mang Jono ku panggil) itu adalah tempat Mie Ayam langganan anak-anak SMAN1 Mandirancan yang sering di sapa BUNUT. Mang Jono bertanya, “ko baru pulang neng? Bukannya sudah bubar dari tadi?” Mang Jono bertanya dengan mimik muka heran. “ada kegiatan mang, ekskul, kegiatan osis, rapat dll” aku pun menjelaskannya. “rajinnya si neng” Mang Jono memuji. “Iya mang, da kita mah punya kemauman ingin bisa dan ingin ada perubahan.” Aku sambil tersenyum mengatakan itu pda Mang Jono. “iya bener neng” Mang Jono bangga! Nah, kenapa aku selalu ikut organisasi dengan berbagai macam organisasi? Karena, aku tidak cukup hany dengan pengetahuan akademik yang tidak dibarengi dengan pengetahuan lainnya. Dalam organisasi kita dilatih untuk dewasa, dan dilatih untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan juga agar lebih percaya diri dalam tampil didepan publik. Karena satu aku ingin PERUBAHAN. Dalam diri aku mempunyai kemauan dan tekad, inilah yang membuat aku kuat!

7 komentar:

  1. bagus sekali blog anda
    jangan lupa kunjungi ke blog saya juga

    http://coretansmkbulugading.blogspot.com/

    BalasHapus
  2. terima kasih atas kunjungannya
    mohon maaf baru saya balass. insya Alloh saya akan mengunjungi blog anda...

    BalasHapus
  3. kunjungi juga khadikkilfahmi.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Wa'alaikumussalam.... syukron akh. Okeh insya Alloh

    BalasHapus
  5. Wah ada nadelll.... Kenpa blog nya?

    BalasHapus