Aku
menunggu saat bahagia
Menunggu
engkau peluk raga ku, Mamah...
Dengan
tangan halus mu, kau belai wajahku..
Kau
kecup keningku...
Dan
dengan hembusan hening nafasmu kau do’akan aku
Itulah
hal yang menjadikan aku kuat
Itu yang
menjadikan ku seseorang yang hebat
Hebat
seperti hebatnya dirimu membesarkan dan merawat aku
Terima
kasih Mamah...
16
tahun kau jaga aku dengan kesungguhan
Menjadikan
diriku pelita hidupmu,
Pengabdian
jiwa ini tak dapat melunasi semua jasa-jasamu
Ketika
9 bulan kau kandung aku
Tak
merasa lelahkah Engkau Mamah?
Saat
tidur kau dekap, mandi kau bilas
Makan
kau suapi dengan gizi-gizi sehat
Hingga
kini ku tumbuh sehat
Senyuman
yang tak pernah kalahkan semangatmu
Tuk
memberikan dorongan untuk ku
Untuk
terus berkarya dan berprestasi
Meraih
gemilangnya kehidupan
(spesial Hari Ibu untuk Posting ke Goresan Pena Publishing)

0 komentar:
Posting Komentar