Malam
itu ku terbangun, membayangkan sosok ibu yang sedang terlelap
Merasakan
kelelahan ketika siang, melihat lemasnya jiwa raganya
Dalam
sahutan suara tingginya, ketika melihat kenakalan anak-anaknya
Kenakalan
aku dan adiku, yang kadang kala tak mendengar nasehat ibu
Tapi,
sahutan keras itu menunjukan rasa pedulinya untuk mu
Ibu
sang pelita hati, bagai angin berhembus dipagi hari
Sejukkan
suasana hati, saat raga tak bersemangat lagi
Ya
Allah......
Dia
sosok ibu yang sangat aku kagumi
Karena
ia pahlawan terhebat dalam hidupku
Maka
lindungilah ibu ku Ya Rabb
Aku
ada karena ia ada.
Ya
Allah..
Senyuman
aku sekarang hasil jerih payah ibu di masa dulu
Mendidik
dengan penuhnya kasih sayang.
Ya
Rabb..
Aku
titip dia. .
Jagalah
dia karena aku sayang.
(Spesial Hari Ibu untuk posting ke Goresan Pena Publishing)

0 komentar:
Posting Komentar